Desain Interior Japandi, Penataan Ruangan yang Memberikan Perubahan pada Gaya Hidup

Desain Interior Japandi, sarae.id

Desain Interior Japandi – ’Wabi-Sabi’’ sebuah istilah Jepang yang diusung oleh konsep Japandi. Artinya di balik sesuatu yang terlihat sederhana dan mempunyai kekurangan justru mempunyai nilai yang lebih baik.

Sobat sarae, belakangan ini konsep desain interior semakin berkembang. Bahkan bukan hanya satu konsep namun sudah banyak yang menggabungkan 2-3 konsep dalam suatu bangunan atau ruangan. Hal tersebut tentu tak ada yang salah, asalkan disukai oleh si penghuninya dan bisa membuat nyaman, kenapa tidak?

Salah satu penggabungan konsep yang sedang trend dan mulai banyak diterapkan oleh hunian di Indonesia adalah Japandi Style. Apakah sobat sarae pernah mendengar istilah ini? Kalau belum, simak ulasan berikut ini yuk. Sarae akan menjelaskan mengenai desain tersebut dan apa keistimewaanya.

Japandi, Penggabungan 2 Konsep Desain Interior

Desain Interior Japandi, sarae.id
barbuliannodesign.com

Japandi Style merupakan singkatan dari Japanes dan Scandinavian yang mana masing-masingnya merupakan sebuah konsep desain dalam perancangan interior. Gaya sudah mulai dikenal sejak tahun 2017, di awal tentu belum begitu terkenal. Namun maki kesini, banyak yang mulai merasa tertarik.

Estetika dan Harmonasisasi, itulah yang tergambar dalam konsep desain ini. Rasa nyaman membuat siapapun merasa betah. Penerapannya pun bisa untuk ruangan apa saja; ruang keluarga, ruang makan, dapur, kantor, restoran, dan lain-lain. Tak sedikit juga penginapan di Indonesia yang mulai mengusung gaya Japandi.

Ciri Japandi pada Suatu Ruangan

Sobat sarae, tertarik untuk menerapkan Japandi Stlyle? Oke, kalau begitu agar lebih mudah dalam proses pengaturan ruangannya, berikut adalah beberapa ciri khas pada Japandi Style interior desain yang perlu diperhatikan.

1. Dinding Ruangan, Dominan Warna Putih atau Netral

Pemilihan warna Japandi Style sangat dominan dengan warna netral dan alami. Kebanyakan, interior yang menerapkan gaya ini menggunakan warna ptih, atau bisa juga warna-warna yang lebih cerah namun tetap neral. Mengapa harus netral? Sebab akan menghasilkan kesan yang lebih minimalis dan bisa mendukung untuk penataan perabot ruangan kedepannya, misal memadukan warna perabot gelap dan alami.

Desain Interior Japandi, sarae.id
behance.net

Dominasi warna putih juga bisa memberikan efek ilusi untuk ruangan agar terasa lebih luas. Sehingga sangat cocok sekali diterapkan pada rumah-ruah minimalis. Selain warna putih, kamu bisa menggunakan abu muda atau kream.

2.Perabotan Berwarna Terang dan Gelap

Kalau sebelumnya berfokus pada warna dinding yang harus lebih cerah dan netral. Kali ini adalah perabotan yang dipilih yang berwarna lebih gelap. Seperti Lemari, Sofa, Meja, Lampu, Vas Bunga, Rak Sepatu, Credenza, Ambalan, dan lain-lain. Tidak harus polos, bila ingin memberikan sentuhan serat woodgrain pun tak masalah.

Desain Interior Japandi, sarae.id
objectstyle.co.uk

Penggabungan antara warna netral pada dinding dan perabotan yang agak lebih gelap masih bisa memberikan kesan segar, luas, bahkan bersih. Inilah hal yang sebetulnya yang ingin ditampilkan oleh Japandi Stle. Kalaupun ingin memilih serat woodgrain, sobat sarae juga harus berhati-hati alias tak bisa sembarangan. Pilih warna yang lebih muda atau light wood, sehingga ruangan pun masih terasa cerah.

Sebisa mungkin sobat sarae juga harus memilih furniture yang sederhana namun tetap fungsional. Pilih yang memilki desain ramping, jangan terlalu besar agar tak terlalu memakan banyak space.

3. Suasana Alam Dalam Rumah, Memberikan Keseimbangan Hidup

Tau nggak sih, gaya Japandi juga ternyata menitik beratkan pada keseimbangan hidup para penggunanya. Artinya bukan hanya sekedar desain gaya interior, namun juga memiliki makna tersendiri. Oleh sebab itulah harus ada unsur alam yang nyata hadi di dalam sebuah ruangan.

Desain Interior Japandi, sarae.id
createperfect.co.uk

Elemen alami yang bisa dipilih yaitu jenish tanaman hias. Ada cukup banyak tanaman yang proses perawatannya mudah dan tak terlalu membutuhkan banyak sinar matahari seperti kaktus atau tanaman agloenema.

4. Memberikan Sentuhan Warna Pastel yang Lebih Soft

Apakah bisa memberikan sentuhan warna lainnya untuk ruangan bergaya Japandi? Bisa dong, namun sebaiknya pilih yang termasuk dalam kelompok warna pastel soft (ini adalah ciri khas warna Scandinavian).

Desain Interior Japandi, sarae.id
havenly.com

Perlu diingat juga, bila ingin memberikan sentuhan pastel, kamu tak boleh menjadikannya dominan. Cobalah menerapkannya pada aksesoris, dekorasi, atau perlengkapan-perlengkapan kecil seperti bingkai foto, buku, sarung bantal, dll.

5. Elemen Dekorasi yang Sederhana

Sobat sarae pernah mendengar istilah ‘Wabi-Sabi’? sebuah istilah Jepang yang berarti keindahan dalam ketidaksempurnaan. Inilah yang diusung dalam Japandi Style. Sesuatu yang terlihat sederhana dan mempunyai kekurangan justru mempunya nilai yang lebih baik.

Desain Interior Japandi, sarae.id
esmadeco.com

Oleh sebab itulah, dalam segi hal dekorasi, Japandi Style tidak memilih yang terlalu berlebihan. Pilihan yang memang masih bisa memperlihatkan kesan minimalis. Dengan begitu, keindahan serta kenyamanan pun akan terpancar secara alami.

Selelain bisa membuat rumah semakin nyaman untuk ditinggali, Japandi Style juga diyakini bisa berdampak pada gaya hidup si pemilik rumah agar lebih sederhana dan lebih baik. Seperti konsep Minimalism yang diterapkan oleh Fumio Sasaki, seorang blogger asal Jepang. Ia mendapatkan kebahagiaan dalam hidup hanya karena merubah gaya hidupnya menjadi lebih minimalis. Begitupun pada penataan ruangan, Japandi Style menjadi pilihan yang tepat untuk sobat sarae yang ingin hidup dengan lebih sederhana dan mindfullness.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Konsultasi Gratis