<link rel="alternate" type="text/xml" href="https://sarae.id/en/blog/feed">

Mendesain Interior Coworking Space, Bisnis Kini yang Sedang Menjamur


oleh Mirdha pada 13 April 2019

pada : office, coworking space

Mendesain Interior Coworking Space, Bisnis Kini yang Sedang Menjamur | SARAÈ Blog
via: the space

“Unsur-unsur interior di Coworking Space harus mendukung mereka penggunanya, hal-hal seperti kenyamanan pada furniture serta pencahayaan dan pertukaran udara yang baik menjadi kunci.”

-SARAE Interior Design

Coworking Space ialah sebuah tempat yang dirancang untuk menyediakan tempat bagi mereka yang ingin bekerja, mengerjakan tugas, ataupun bekerja secara tim. Umumnya sebuah Coworking Space ini menyediakan ruangan dengan beberapa kategori di mana kita bisa menyewanya sesuai waktu yang kita butuhkan. Ruangan tersebut mengakomodasi kebutuhan untuk anda yang bekerja sendiri atau yang membutuhkan ruang meeting untuk berdiskusi dengan tim.

Kini, bisnis Coworking Space kian menjamur mengningat banyaknya orang yang bekerja secara freelance. Mereka yang bekerja secara freelance ini umumnya memilih sebuah tempat yang kondusif untuk mengerjakan pekerjaan mereka, sisi kenyamanan, pencahayaan, serta estetika ruangan menjadi pertimbangan utama bagi mereka yang senang bekerja di Co-Working Space.

Yuk kita simak-simak sama-sama kira-kira bagaimana tips dan triknya untuk menata Coworking Space? Anda juga bisa mengaplikasikannya di rumah atau kantor lho supaya membawa suasana baru yang lebih cozy.

 

1. Dinding yang Kedap Suara

via: flywheel

Dinding yang Kedap Suara menjadi elemen yang penting pada Coworking Space, hal ini karena kebutuhan para penggunanya untuk lebih berkonsentrasi dengan tidak terganggu dengan suara bising. Ada beberapa opsi yang bisa dikatakan sangat ekonomis untuk menjadikan dinding kedap suara, cara ini bisa dilakukan tanpa melalui renovasi, lho. Anda hanya perlu memanfaatkan bahan karpet dengan menginstallnya di bagian dinding dan lantai. Ketebalan dari karpet akan mampu menyerap gema dan menghindarkan dari suara yang ‘berlarian’ di ruangan, hal ini sangat pas untuk diterapkan pada Coworking space agar lebih terbebas dari gangguan kebisingan yang biasanya mengganggu konsentrasi dalam bekerja.

via: cloudfront

Selain Karpet terdapat juga cara lain yang ekonomis, yaitu menempatkan rak buku dan tanaman hal ini karena rak buku yang merupakan benda yang cukup berat bisa menjadi sebuah sekat, benda berat seperti rak buku ini secara penelitian mampu meredam suara. Sedangkan tanaman bagian daun dan batang ternyata mampu membiaskan, menyerap hingga membelokan suara di sekitarnya. Ukuran tanaman yang ditempatkan pada ruangan sangat berpengaruh, tanaman yang lebih besar akan mampu meredam suara lebih efektif dibanding dengan yang berkuran kecil.

 

2. Umumnya mendapat Sentuhan Scandinavian Style atau Industrial

via: azuremagazine

Gaya Scandinavian banyak diterapkan pada interior-interior di Coworking space, hal ini karena style interior ini sangat bertumpu pada kesan minimalis dan tetap menjunjung tinggi interior murah namun tetap terasa elegan dan tetap nyaman dalam sekali pandang. Gaya ini sangat cocok mengingat Coworking Space menghadirkan satu ruangan yang cukup luas tanpa sekat-sekat yang dilengkapi meja panjang dan kursi-kursi. Ruangan ini akan sangat pas apabila mendapat sentuhan Scandinavian untuk menghadirkan kesan simpel namun tetap menarik. Mempelajari lebih lanjut tentang cara menata ruangan dengan tipe Scandinavian bisa klik di sini.

via: armitafibri

Selain tipe Scandinavian, gaya industrial juga umumnya banyak diterapkan pada interior coworking space di berbagai belahan dunia, hal ini karena gaya Industrial juga sangat menjunjung interior murah namun tetao bergaya dan menarik, pada umumnya gaya Industrial ini mengekspos elemen-elemen yang bersifat unfinished seperti bata ekspos dan lantai acian. Dengan dilengkapi pencahayaan ruangan yang mumpuni maka akan dengan mudah menghadirkan ruangan yang nyaman untuk bekerja. Ingin lebih tahu mengenai interior Industrial? Anda bisa klik di sini untuk mempelajarinya lebih lanjut.

 

3. Sentuhan Informal pada Desain

Yang harus anda perhatikan saat perencanaan desain dari Coworking Space adalah sisi informal, di mana elemen santai dan dinamis merupakan aspek yang perlu memancar dari suasana ruangan. Aspek santai dan dinamis ini sangat penting untuk membentuk mood baik pelanggan Coworking Space anda saat bekerja. Ternyata aspek santai serta dinamis ini bisa diciptakan dari elemen-elemen interior lho, di antaranya;

1) Tempatkan benda-benda berwarna yang cukup mencolok di beberapa bagian sudut di ruangan seperti bean bag, ayunan, pajangan, atau sofa yang memiliki warna serta motif yang unik

via: tipskiatberbagi

2) artwork bertemakan geometris yang bisa meningkatkan konsentrasi

via: squarespace

3) Lantai Acian Poles

via: vulcanpost

Dengan memilih konsep lantai Acian Poles kesan informal akan sangat terasa dan tampilan ruangan juga akan terasa unik namun tetap berasaskan interior murah tapi tidak tampak murahan.

4) Akuarium

via: astros

Menempatkan akuarium juga menjadi salah satu cara untuk mengekspos kesan dinamis, selain itu akurium juga bisa membantu pelanggan anda di Coworking Space lebih rileks karena dengan melihat ke arahnya akan ada efek relaksasi tersendiri.

5) Lesehan

via: rushfaster

Sistem Lesehan juga akan menambah kesan santai dan dinamis.

6) Mural

via: southest

Mural di dinding dengan quotes motivasi yang menarik

 

4. Pencahayaan yang Optimum

via: dailysocial

Lighting menjadi kunci Coworking Space yang nyaman dan terasa cozy, sumber cahaya ini terbagi menjadi dua, yang artifisial dan yang alami. Untuk sumber cahaya artifisial anda bisa memilih lampu gantung dengan desain-desain yang unik untuk Coworking Space, dan untuk penchayaan alami anda harus memastikan sejak awal bahwa bangunan tempat di mana anda akan mendirikan Coworking Space sudah dilengkapi dengan jumlah jendela kaca dan ventilasi udara yang cukup. Oh iya, jendela juga sangat penting lho untuk dihadirkan di Coworking Space, agar ketika pelanggan anda merasa jenuh melihat pemandangan di dalam ruangan, mereka bisa melihat ke arah jendela untuk melihat suasana outdoor.

 

5. Sentuhan Alam dengan Tanaman-tanaman Hidup

via: hamstech

Selesai dengan elemen-elemen artifisial yang ada pada ruangan sekarang anda juga harus memikirkan esksistensi sisi alami pada Coworking Space anda, tadi sudah dibahs bahwa tanaman-tanaman hidup juga mampu meredam suara. Tidak hanya itu tanaman juga memiliki fungsi lain untuk menciptakan kesegaran udara di dalam ruangan, selain itu menempatkan tanaman di dalan ruangan juga efektif membuat ruangan tampak lebih fresh. Udara yang segar pada ruangan akan membuat pelanggan anda akan merasa lebih berkonsentrasi dalam bekerja. Tidak melulu harus mengandalkan AC, melainkan hal-hal yang lebih alami akan terasa lebih baik dan tentunya lebih ekonomis dan ramah lingkungan, tanaman seperti Lidah Mertua, Kaktus, dan Paskin Boston. Yuk cari tahu tanaman-tanaman apa saja yang kira-kira pas untuk ditaruh di ruangan dengan klik di sini.

 

6. Semi Café

Saat lelah bekerja umumnya mereka yang bekerja secara freelance di Coworking Space membutuhkan relaksasi dengan meminum kopi atau teh, anda juga bisa menyediakan layanan café untuk melengkapi layanan pada Coworking Space anda!

 

7. Pengharum Ruangan yang Ciptakan Relaksasi

Aroma ruangan juga sangat berpengaruh, untuk Coworking Space harus bisa dipastikan ruangan selalu harum. Namun jangan sembarangan memilih aromanya, tipe aroma seperti aroma Kopi, Lavender dan Citrus bisa dipilih untuk semakin menegaskan kesan nyaman pada ruangan.

 

Semoga poin-poin menganai tips dan trik menghadirkan Coworking Space yang nyaman daris segi interior di atas bisa bermanfaat bagi anda khususnya bagi yang sedang mencari referensi untuk membangun bisnis di bidang ini. Selamat bereksplorasi!


<< Kembali ke blog


KATEGORI