Desain Interior Shabby Chic, Nuansa Feminis yang Eksotis

, sarae.id

Perkembangan desain interior semakin menunjukkan keunikannya. Salah satu yang dapat menggambarkan keanggunan dan kenyamanan adalah desain interior gaya Shabby Chic. Bagi Anda yang menyukai desain-desain feminim serta menyukai campuran warna pastel dan disertai dekorasi furnitur antik bergaya vintage elegan, maka gaya Shabby Chic ini cocok untuk diaplikasikan kedalam desain interior.

Banyak ruangan yang mulai menggunakan gaya Shabby Chic. Disamping hasilnya yang elegan dan feminim, penerapan gaya Shabby Chic kedalam desain interior termasuk yang bersahabat dengan kantong. Tidak perlu banyak membeli barang baru untuk diletakkan kedalam desain interior ini. Hanya butuh ide kreatif untuk memanfaatkan barang bekas, maka desain gaya Shabby Chic bisa Anda dapatkan secara maksimal. Jadi daripada desain modern yang memiliki tampilan mewah, gaya Chabby Chic bisa lebih hemat.

Sejarah Perkembangan Gaya Shabby Chic

Gaya Shabby Chic mulai populer pada abad ke-18, tepatnya ketika “kemewahan” menjadi pusat perhatian. Masyarakat menengah keatas di negara Inggris banyak yang mulai menerapkan gaya ini sebagai bukti keindahan rumah mereka. Banyak dari mereka yang berlomba untuk mendapatkan furnitur dengan nilai klasik dan punya nilai sejarah yang tinggi.

Dari satu generasi ke generasi lain rumah-rumah di Inggris telah menjadi satu keluarga besar. Maka dari itu, banyak perabot-perabot vintage yang dipasang di runah dengan gaya Shabby Chic ini. Tirai lusuh, kursi kuno dengan sentuhan modern akan memberi nuansa yang megah. Bagi mereka, semakin tinggi keantikan dan kekunoan dari perabot, maka semakin tinggi pula nilai dari perabot itu sendiri. Itulah yang menjadi dasar dari gaya Shabby Chic.

Dari situlah pada masanya, masyarkat menengah banyak mengaplikasikan dekorasi kuno dengan barang-barang kuno kedalam interior modern sehingga tercipta desain ruangan yang indah. Perabot dengan gaya rustic, dekorasi vintage, serta lapisan material yang nyaman dan dapat membuat banyak orang menyukainya.

Banyak ciri khas yang dapat menggambarkan seperti apa gaya Shabby Chic ini. Pertama, ketika beberapa perabot kuno yang dapat menciptakan kesan antik. Dengan sentuhan inovasi yang unik maka akan menciptakan perabot nuansa baru dengan nilai sejarah yang tinggi.

Seiring berkembangnya zaman, semakin banyak orang yang dapat membuat perabot dengan gaya Shabby Chic. Karena banyaknya permintaan akan desain interior bergaya Shabby Chic itulah maka banyak orang yang mulai berlomba untuk membuat inovasi-inovasi dari perabot atau elemen yang ada di ruang tersebut. Meski tidak sebanding dengan perabot yang memiliki nilai sejarah yang tinggi, bentuk dari perabot-perabot gaya Shabby Chic pada masa kini semakin beranekaragam dan semakin inovatif.

Penerapan Warna Latar

, sarae.id

Pilih warna netral untuk diterapkan sebagai latar dari gaya Shabby Chic.pertama, beri warna pastel cerah seperti warna putih atau krem dan beri elemen kayu pada lantai serta detail-detail kayu untuk mengisi ruang tampilan Anda menjadi lebih menarik. Selain itu, Anda juga dapat memberikan warna pastel lainnya seperti pink, lavender, atau biru muda untuk memberikan nuansa ruang lebih berwarna.

Dengan gaya Shabby Chic yang feminim, berilah dekorasi santai dengan campuran warna interior yang ringan dilihat serta memiliki harmonisasi yang halus.

Penggunaan Material Alami

Di dalam menerapkan gaya Shabby Chic kedalam desain interior Anda, semakin banyak memberi material alami ke dalam ruang maka semakin baik kuat pula nuansa yang didapat. Maka dari itu, pilih beberapa potongan kayu yang masih memiliki pola alami dan sedikit kasar. Tidak lupa juga untuk memberikan beberapa perabot antic untuk memberikan kesan vintage kedalam ruang.

Untuk dudukan dalam gaya desain ini gunakanlah bahan dari katun atau wol serta bantal berbahan linen untuk memberikan perasaan nyaman yang natural. Kain yang nyaman sering diaplikasikan kedalam gaya Shabby Chic. Kain dengan nuansa vintage ini dapat memberikan aksen yang indah yang dikombinasikan dengan bunga dan pola-pola feminim. Sedangkan kursi dengan model Slipcovers juga dapat Anda gunakan untuk menciptakan nuansa Shabby Chic, seperti yang dipopulerkan oleh Arsitek Rachel Aswell (Arsitek dunia yang mempopulerkan gaya Shabby Chic).

Perpaduan Berbagai Gaya Namun Tetap Berkesan

Dekorasi dari Shabby Chic termasuk kategori yang rapi dengan sedikit kesan ‘berantakan’. Ketika Anda ingin meletakkan banyak barang seperti karya seni, pernak-pernik namun Anda sendiri tidak ingin ruangan terlihat penuh, maka peletakan barang-barang tersebut dapat disiasati dengan menggunakan bantuan garis ruang. Letakkan barang-barang tersebut secara satu garis. Saehingga ruangan akan lebih terlihat rapi meski ada beberapa barang di dalamnya.

Jika Anda terbiasa dengan desain interior modern, maka tampilan gaya Shabby Chic ini bukan termasuk tampilan yang mudah untuk dibuat. Maka dari itu, Anda dapat memberikan furnitur sudut seperti coffe table. Jika ruangan memiliki sistem open space dimana antara ruang satu dengan ruang lainnya tidak ada penyekat, maka Anda dapat memberikan karpet yang diletakkan secara diagonal. Karpet tersebut akan memberikan kesan pembatas ke ruang lain meskipun tidak ada penyekat yang membatasinya.

Jangan lupa Anda juga dapat memainkan aksesoris vintage kedalam desain interior gaya Shabby Chic. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan memasang lampu gantung atau barang antik lain seperti serbet serta peralatan makan yang bentuknya antik. Anda juga perlu melihat aspek kemudahannya sehingga meski banyak barang, namun di ruang tersebut tetap bisa diakses dengan mudah.

Tips Dekorasi Gaya Shabby Chic untuk Beberapa Ruang

Kamar Mandi

, sarae.id

Gunakan konsep retro untuk kamar mandi dengan gaya Shabby Chic. Dengan suasana hangat warna pastel pada lantai serta dinding, Anda dapat memberikan furniture kamar mandi dengan warna yang kontras.

Untuk hasil yang maksimal, Anda dapat menggunakan lantai mozaik serta lantai kayu yang dilapisi car bewarna netral (putih atau abu-abu). Anda dapat memainkan warna putih dengan warna pastel. Misalnya, jika Anda akan memilih warna putih untuk diterapkan kedalam lantai, maka gunakanlah warna pastel untuk perabot ruangnya. Begitu pula sebaliknya.

Sedangkan untuk furniture, pilih bentuk yang terlihat kuno dan unik. Untuk keran, Anda bisa memilih kepala pancuran kran yang unik. Sedangkan tempat mandi, Anda dapat menggunakan bentuk clawfoot untuk menghasilkan kesan kuno.

Aksesoris lain seperti cermin atau hiasan dinding juga bisa Anda gunakan sebagai pelengkap Shabby Chic di ruang kamar mandi.

Kamar Tidur

, sarae.id

Untuk memberi nuansa Shabby Chic kedalam kamar tidur, Anda dapat menggunakan kanopi logam serta tempat tidur berbingkai sebagai benang merah dekorasi ruang tidur. Lalu untuk meja rias atau lemari pakaian, Anda dapat memilih dengan nuansa tradisional.

Penerapan kain pada gaya Shabby Chic untuk ruang interior dapat diterapkan pada kain serta selimut tempat tidur. Pilih warna krim dan putih untuk kain dengan bantal bermotif sehingga ruang kamar menjadi lebih hidup.

Sebagai pelengkap, Anda dapat membarikan karpet anyaman dengan bahan alami kedalam ruang kamar. Letakkan karpet di sudut kamar yang mengarah di bagian pintu masuk ruang. Tambahkan juga pernak-pernik, serta bingkai foto dengan warna pastel sehingga kamar lebih bervariasi.

Dapur

, sarae.id

Meski di luar gaya Shabby Chic, material peralatan dapur dengan bahan dasar stainless steel ini bisa anda campur secara ekletik. Gunakan seminimal mungkin peralatan tersebut. Sebagai penyambung, Anda bisa tetap memilih peralatan tersebut dengan warna-warna pastel yang ringan. Misal panic dengan bahan dasar aluminium namun pegangannya berwarna pastel cerah. Sehingga warna pastel dalam pegangan panci dengan warna interior dapur ini menjadi senada.

Untuk perabotnya, Anda dapat menggunakan material kayu dengan bentuk vintage yang unik.

Ruang Tamu

, sarae.id

Perpaduan coffe table serta sofa bergaya vintage dapat menjadi point of interest dari ruang tamu bergaya Shabby Chic. Sama seperti ruang lain, gunakan warna-warna pastel ringan untuk memberi nuansa Shabby Chic kedalam ruang tamu Anda.

Untuk menambah tekstur maupun dimensi dari ruang tamu, maka Anda dapat meletakkan bantal serta lapisi kursi dengan bahan beludru tebal. Tambahkan juga meja sudut dengan lampu bergaya vintage untuk memberikan kesan santai saat bersosialisasi dengan orang lain.

Dekorasi Shabby Chic bisa membuat kita menjadi lebih kreatif dan inovatif. Anda dapat menggantung dan meletakkan beragam seni pahatan dengan nuansa vintage. Selain itu Anda juga dapat memberikan karpet di bawah meja dan kursi. Untuk memberi hawa yang sejuk, tanaman kaktus atau tanaman berpola seperti telapak tangan juga dapat diletakkan di dalam ruang taman. Tanaman tersebut dapat memberikan warna kontras dari warna interior yang berlatar belakang warna-warna pastel sehingga dapat memberikan efek yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Konsultasi Gratis