7 Inovasi Teknologi Material & Elemen Interior

, sarae.id

Di masa kini, kita sering dikejutkan dengan elemen interior yang cukup unik. Misalnya saat kita mengunjungi pusat perbelanjaan besar dan melihat fitur air terjun digital sebagai latar belakang information table area dekat pintu masuk. Selain di tempat perbelanjaan, museum dan galeri juga banyak memiliki sistem display dengan teknologi yang unik. Misalnya, buku mengenai sejarah perbankan dan keuangan di Museum Bank Indonesia di Jakarta yang merupakan buku dengan bentuk fisik seperti kitab tebal namun terdiri dari layar digital yang dapat mengenal sensor motorik yaitu kibasan jari untuk di buka lembar per lembar digitalnya.

Selain unik dan memiliki tujuan estetik, beberapa teknologi material interior yang berkembang sekarang juga banyak yang merupakan inovasi terhadap fungsional dan energi. Misalnya atap buka tutup louvera, yang merupakan atap kisi-kisi sebagai skylight didalam rumah yang dapat dibuka saat langit cerah dan bisa ditutup saat hujan atau sudah malam. Louvera dapat menjadi pengganti dari atap fiber transparan yang kurang fleksibel. Dalam artikel ini akan diulas beberapa inovasi teknologi material & elemen interior yang unik dan dapat mempercantik ruangan anda.

1. Wireless Power Transfer

Selama ini kita terbiasa menggunakan kabel untuk menghubungkan gadget kita dengan sumber pengisian baterai. Misalnya, charger telefon genggam, laptop, tab atau peralatan lain yang menggunakan baterai sebagai sumber energi. ETHER yang adalah produk isi daya tanpa kabel ini merupakan inovasi dari Lym, sebuah perusahaan berbasis teknologi interior dari kota Sacile, Itali. Produk ini merupakan produk pertama didunia yang dapat menghantarkan daya melalui dinding plasterboard yaitu dinding gypsum dengan rangka.

, sarae.id
ETHER by Lym © Archiproducts
, sarae.id
ETHER by LIM © Archiproducts

2. Atmosphera Standard Baffle System

Jika bosan dengan bentuk plafon yang flat dan tidak inovatif, desain plafon berupa sirip-sirip lengkung dengan perbedaan ketinggian ini dapat membuat ruangan lebih atraktif. Produk ceiling acoustic ini merupakan inovasi dari sebuah perusahaan berbasis di Amerika Serikat  bernama Arktura. Arktura juga adalah perusahan yang menyebut diri perusahaan carbo-neutral karena selalu berusaha meminimalisir dampak dari produk-produk yang mereka ciptakan terhadap lingkungan. Plafon atmosphera ini juga salah satu contohnya. Plafon ini pun dibuat menggunakan material hasil daur ulang, dan dapat didaur ulang. Selain motif polos, terdapat pula motif kayu dan warna-warni solid lainnya.

, sarae.id
Atmosphera Standard Baffle System by Arktura © Archdaily

3. Kriskadecor Interior Partition

Partisi atau pembagi ruang yang ringan dan tidak masif memang selalu menjadi pilihan untuk ruang yang cenderung lebih sempit. Selain itu, partisi yang ringan dan atraktif juga dapat menambah nilai desain interior. Sebuah inovasi produk partisi dari material anodisasi alumunium ini sangat cocok digunakan untuk anda yang menginginkan tampilan pembatas ruang yang cantik dan menghemat ruang. Bisa hadir dengan berbagai warna dan pola. Partisi ini adalah karya dari Kriskadecor yang adalah perusahaan manufaktur dari Spanyol.

, sarae.id
Interior Partition by Krikadecor © Archdaily

4. mui M1 Smarhome Interface

Jepang merupakan salah satu negara dengan teknologi yang berkembang sangat pesat. Salah satu nya di bidang peralatan rumah tangga dan interior. Seperti produk dari mui Lab perusahaan asal Jepang ini. Sebuah panel kayu yang tampak seperti kayu biasa pada saat dalam keadaan mati namun saat dinyalakan, pada panel kayu ini akan tampil beberapa informasi sesuai yang anda inginkan mengenai rumah dan ruangan anda. Seperti waktu, cuaca, suhu ruang dan lainnya. Selain notifikasi, panel ini juga dapat terhubung terhadap perangkat telefon anda. Untuk mendengarkan musik, menerima dan mengirim pesan juga dapat mengontrol pencahayaan diruangan anda. Sungguh inovatif!

, sarae.id
mui M1 by mui Lab © Archiproducts
, sarae.id
mui M1 by mui Lab © Archiproducts

5. RIII: Wood-burning 3-sided steel fireplace

Menginginkan penghangat ruangan yang unik? RIII ini dapat menjadi pilihan anda. Mungkin penghangat ruangan tidak familier digunakan di Indonesia ya, mengingat iklim kita adalah tropis yang cenderung panas dan sejuk karena hujan. Namun di negara dengan 4 musim dimana suhu dingin kadang mencapai angka dibawah kenyamanan manusia, penghangat ruangan atau radiator biasanya selalu ada di hunian. Di rumah jaman dulu, orang menggunakan tungku dengan cerobong asap yang mengarah keluar atap rumah. RIII: Wood-burning 3-sided steel fireplace mencoba mengadaptasi bentuk tungku dalam bentuk tampilan digital sebagai penghangat ruangan yang atraktif dan tentunya hemat energi.

, sarae.id
RIII Wood-burning 3-sided steel fireplace by Ruegg © Archiproducts

6. Air Vent tanpa Membuka Jendela

Bagi hunian modern yang kebanyakan memilih menggunakan AC untuk menyejukan udara, terkadang ruangan apartemen atau kantor didesain tanpa lubang udara atau sama sekali tertutup. Karena pertimbangan akan membuat dingin AC bocor keluar. Namun hal ini sangat berbanding terbalik dengan standar kesehatan udara. Karena udara di dalam ruangan harus mengalami perputaran atau pertukaran dengan luar ruang. Agar terjadi pertukaran udara kotor dan bersih. Inovasi dari INTERNORM sebuah perusahaan di Itali ini dapat menjadi solusi yang sarat teknologi. Jendela ini didesain menyatu dengan ventilasinya. Ventilasi atau lubang udara dapat diaktifkan dengan pengaturan di sisi jendela. Memasukan udara bersih tanpa debu atau air jika sedang hujan. Lubang ventilasi hanya nampak benar-benar kecil saat diaktifkan karena itu AC dapat tetap dinyalakan. Hemat energi dan juga memiliki desain yang stylish.

, sarae.id
INTERNORM Italia I-TEC VENTILATION VMC © Archiproducts

7. Floating stairs by Siller Treppen

Frank Gehry, seorang arsitek ternama dunia pernah mengatakan bahwa musuh terbesar saat mendirikan dan mewujudkan arsitekturnya adalah grafiti. Teknologi yang berkembang sekarang juga banyak yang melakukan pendekatan pemecahan masalah gaya tarik bumi ini. Tentu keajaiban membuat benda berat atau struktur melayang mungkin belum dapat ditemukan. Namun Floating Stairs yang merupakan bilah tangga kayu yang terpasang pada tempered glass polos bening ini dapat dikatakan paling mendekati. Produk hasil inovasi Siller Treppen, perusahaan asal Sinago, Itali ini adalah tangga dengan kaca sebegai strukturnya. Jika kaca biasanya digunakan sebagai elemen arsitektural seperti dinding, plafon, pada tangga ini kaca adalah railing sekaligus strukturnya. Hadir dengan berbagai macam material steps selain kayu dan bentuk tangga spiral.

, sarae.id
Floating stairs By Siller Treppen © Archiproducts

Sekian ulasan beberapa teknologi baik material ataupun elemen interior terkini yang dapat meningkatkan kualitas hidup sehari-hari dan kesehatan hunian anda. Teknologi akan terus berkembang seiring berjalannya waktu dan sebagai respons dari isu lingkungan, kesehatan dan keamanan, terutama dalam ranah arsitektur dan interior. Sekarang ini telah banyak temuan dan inovasi yang dapat mewadahi desain dan keinginan unik dari arsitek, interior desainer ataupun kliennya. Teklogi yang modern bukan berbiaca mengenai gaya desain namun bagaimana metode menggunakan desain itu sendiri. Yuk terus update dengan material-material dan alat terbaru interior lainnya sebagai referensi desain ataupun solusi mencapai desain yang anda inginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Konsultasi Gratis